PRASASTI MARMER-SENI LETTER: ARTIKEL MARMER TULUNGAGUNG
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL MARMER TULUNGAGUNG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label ARTIKEL MARMER TULUNGAGUNG. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 31 Maret 2012

PENGRAJIN MARMER TULUNGAGUNG MENJERIT DENGAN RENCANA KENAIKAN BBM


MARMER TULUNGAGUNG ONLINE
MARMER TULUNGAGUNG ONLINE - Kadangkala memang sulit dilakukan ,akan tetapi hal ini seringkali dilakukan oleh pemerintah sebagai pelasana negara.Itulah yang selalu kita dengarkan dalam pidato-pidato para politisi tentang kenaikan harga BBM.Lagi-lagi rakyat yang menjadi korban kenaikan anggaran yang tidak terpenuhi dalam satu tahun anggaran.Ya sangat dikenal dengan bahsa halus : " Pengurangan Subsidi BBM" seakan -akan menunjukkan bahwa pemerintah itu selalu memberikan subsidi yang berlebihan sehingga perlu dikurangi lagi.Rencana pengurangan Subsisdi  BBM yang akan dilaksanakan oleh pemerintah pada awal   bulan april 2012, sudah terasa  dikeluhkan oleh pengusaha kecil marmer  atau home industry kerajinan marmer ,dikecamatan Campurdarat , kabupaten Tulungagung.Harga BBM yang melambung akan meningkatkan biaya  operasional pengerjaan kerajinan marmer yang mereka produksi,sedangkan untuk meningkatkan harga jual,banyak yang mengeluh kesulitan,seandainya dipaksakan untuk menaikkan harga jual,bagaimana nasib kami sebagai pengrajin kecil  kedepan…??

Dikutip dari Surabaya  Pagi News : Kenaikan Harga  Bahan Bakar Minyak  pada saat ini sudah berpengaruh kepada para pengusaha kecil ini. Dalam hal ini adalah pada operasional  proses produksinya  para pengrajin marmer sangat bergantung pada BBM sebagai sumber tanaga pengolahan,seperti halnya pada mesin potong marmer,mesin bubut ,dan juga Diesel perajang marmer untuk Souvenir dan kerajinan yang diproduksi.Jika hal ini mengakibatkan kenaikan harga kerajinan marmer tentunya akan berdapakan juga tentang penurunan omzet penjualan .

Rabu, 21 Maret 2012

MARMER TULUNGAGUNG,POTENSI PASAR BERGERAK KEMBALI

KERAJINAN MARMER TULUNGAGUNG
Marmer Tulungagung,sebuah icon produk kebanggaan bagi warga Kota Ingandaya ini,Warnanya yang khas dan para pengrajinnya yang memiliki pengalaman panjang dalam mengolah kerajinan marmer,membuat namanya semakin tersohor dan semakin banyak diminati para buyer luar negeri.Pengrajin marmer Tulungagung pun silih berganti mengalami masa-masa yang indah dan masa-masa yang sulit.Sebagai pengrajin marmer kecil saya ingin sekali mencurahkan isi hati pada kawan semua,tentang suka duka berbisnis marmer ini.Masihkan Marmer Tulungagung dapat dipertahankan dalampasar global kedepan...??
Jika anda berkesempatan berkunjung ke Tulungagung,jangan sampai lupa mampir ke tempat kami,sebagai kecamatan yang menjadi sentral Kerajinan marmer Tulungagung,yakni kecamatan Campurdarat,Letaknya sebelah selatan Kota, telususri saja jurusan Pantai Popoh Indah,
disana anda akan menemukan komunitas pengrajin marmer yang berjubel disepanjang jalan,bagi kami pengrajin kecil,hanya bisa bertahan didalam -dalam gang,dan menggantungkan hidup disela-sela gang,berharap anda semua akan mampir...Hayalan memang,akan tetapi dengan perkembangan tegnology ini kami ingin menshare bahwa eksistensi kami sebagai pengrajin marmer masih tetap ada,coba saja anda berburu kerajinan marmer disela-sela gang dikecamatan Campurdarat ini,saya pastikan harga yang anda dapatkan akan lebih murah dan kwalitas kami akan lebih terjamin.

KERAJINAN MARMER TULUNGAGUNG,MENCOBA BERTARUNG DIPERSAINGAN GLOBAL

SENTRA KERAJINAN MARMER TULUNGAGUNG
SENTRA KERAJINAN MARMER TULUNGAGUNG : BINTANG ANTIK SEJAHTERA,sekarang sudah memiliki website yang pro,meskipun hanya sedemikian kecil dan sedemikian sederhana,belum dioptimasi juga,karena masih undercontruction page,masih perbaikan ,alias masih maintenance..Kawan para pengrajin marmer Tulungagung,yang pengin mendapatkan website gratisan ini silahkan kunjungi dulu punya saya,dibagian bawah ada Bisnis Lokal Go Online,klik disitu,anda bakalan tahu bagaimna cara membuat website sederhana hibah dari pemerintah ini melalui MELSA group,sebuah developer Website yang cukup terkenal didunia maya.Bagaimana bisa bikin yang lebih bagus dari yang gratisan..karena modal kami cupet...dan hanya pas buat kasih makan anak dan bayar tukang..he...he..he...,tapi mantab juga kawan,daripada nggak punya sama sekali,tiggal mengoptimasi saja biar dapet rangking...Ini prosedur layanan dari MELSA Group.INILAH CARA MENDAPATKAN WEBSITE GRATIS BLGO:

Senin, 09 Januari 2012

MARMER TULUNGAGUNG,PENYEBARAN WILAYAH USAHA MARMER

KOTA Tulungagung Kota bersinar Bersih Indah dan Menarik itu motto kebanggan kota kecil ini,Dengan semboyan daerah  yakni sebagai :  Daerah Ingandaya, yang bermakna Industri Pangan dan Budaya. Dikandung maksud bahwa Tulungagung adalah sebagai daerah Industri, sebagai daerah penghasil pangan dan sebagai daerah sebagai cagar Cagar Budaya. Sangat dirasakan betul bahwa keberadaan Tulungagung sebagai kota marmerini adalah sebuah keberkahan tersendiri bagi warga kota kecil ini. Bagaimana tidak sebagian besar penduduk kami memiliki kegiatan yang rutin dan tetap sebagai pekerja dan pengusaha dibidang marmer.
Kenyataan yang sangat luar biasa dan patut disyukuri.Kota kecil dengan penduduk sekitar 900.000 ribu jiwa ini banyak sekali menggantungkan perekonomiannya disektor usaha marmer ini.Bahkan jika kita mau berhitung ada empat kecamatan yang terimbas secara langsung  dengan adanya industry marmer di kota Tulungagung.Selain itu ada beberapa wilayah kecamatan lain yang terimbas secara tidak langsung , dari berkah batu-batuan ini.Maka tak salah jika Tulungagung dijuluki sebagai  kota marmer .

Minggu, 08 Januari 2012

PROSPEK KEDEPAN KERAJINAN MARMER TULUNGAGUNG

Mesin Poles Otomatis Italy,Hightech
Dalam decade kedua ,kerajinan  Marmer Tulungagung telah mencatat perkembangan yang telah berarti dalam sejarah, dengan membuat loncatan sejarah dengan diperunakan tegnology-tegnology mesin dalam pengolahannya.Sepertimunculnya diskgrinder dan juga mesin bubut marmer. Demikian juga  torehan sejarah yang lain yang tercatat dalam perkembangan decade selanjutnya.

Pada saat ini trend mode pengerjaan yang kembali kealam , adalah tema yang sedang naik  daun ,dengan munculnya trend pasar wastafel dan meja kursi dari batu-batuan alami.
Benar-benar kembali kealam , hanya sedikit sekali sentuhan tangan , hanya mempolakan sedikit saja, jadilah kerajinan batu yang sangat elegant dan terkesan sangat mewah , akan tetapi tetap menampilkan tema naturalnya.Lantas seberapa besar pangsa pasar barang-barang  kerajinan marmer Tulungagung yang lainya? Bagaimana perkembangan kerajinan marmer Tulungagung yang mempergunakan tegnology  disk grinder dan bubut ?

Senin, 02 Januari 2012

SEJARAH KERAJINAN MARMER TULUNGAGUNG ( 4)

KARYA-KARYA BESAR KERAJINAN MARMER  YANG BERTAHAN DARI MASA-KE MASA.
Baliho Selamat Datang diSentra Kerajinan marmer Tulungagung
Sebuah karya   seni yang dihasilkan oleh para pengrajin marmer Tulungagung, akan selalu masuk pada ujian ketahanan dipasar, apakah market bisa menerima kehadirannya , atau hanya sekelebat saja menghiasi showroom-showroom dan akhirnya tidak pernah di buat lagi.Memang dalam menghasilkan karya kita harus uga mempertimbangkan banyak hal, termasuk pangsa pasar yang akan kita bidik. Seperti yang saya tulis di Seri 3 lalu , banyak sekali karya-karya seni yang berorientasi “ pure art” justru jarang diterima, akan tetapi karya-karya benda pakai  yang murah meriah dan tidak begitu mempertimbangkan art design ,justru tetap bertahan dari masa kemasa.Market oriented atau      Idealisme anda yang akan anda pertahankan…hanya waktu yang menjawab.

SEJARAH KERAJINAN MARMER TULUNGAGUNG 3


SERI 3: SENIMAN YANG IDEALIS DAN YANG BERORIENTASI PASAR
Patung Mbah  Lijanto,Gamping tetap Kokoh diusia 4  Generasi
             Saya teringat kata-kata Bapak Heppy Trenggono,M.Kom , Direktur  United Balimuda,Ketua UMUM IIBF, orang yang sangat menginspirasi hidup saya, kala itu beliau berpesan ,”bahwa salah satu pemicu kegagalan kita dalam berbisnis adalah orientasi kita  pada sebuah produk baru,diantara produk-produk yang lain yang sudah diterima pasar,karena dalam konsep pasar dikenal istilah “ the mother is very love her baby” konsumen sangat mencintai produk yang telah ada dan telah diterima adanya“.

             Dalam konteks ini ada sisi menarik dari sejarah perkembangan kerajinan marmer Tulungagung  , yakni  beberapakarya hit dan juga karya besar yang gagalmenjadi hit dipasaran. Sebagai seorang seniman dalam bidang pengerjaan batu marmer ini mereka jatuh bangun dalam lautan kreasi mereka.Kadangkala sukses besar mereka  gapai, akan tetapi juga tidak jarang mereka harus jungkir_balik  mencari pasar untuk satu produk baru yang mereka ingin kenalkan .
             Saya menulis ini sebagai salah satu apresiasi yang besar untuk mereka para pengrajin marmer Tulungagung yang memiliki idealisme yang tinggi,meskipun produk yang mereka rancang dan design  berbulan-bulan itu akhirnya tidak bisa diterima oleh pasar, dan merekapun tak pernah sukses, seperti halnya pengusaha yang lain.

SEJARAH KERAJINAN MARMER TULUNGAGUNG 2


SERI  KEDUA : CIRI-CIRI PERKEMBANGAN ANTAR DEKADE
Mbah Sakijo Karsoen Tugunya masih bediri Kokoh
Sebagai Kelanjutan sejarah  perkembangan  industry kerajinan marmer di Campurdarat Kabupaten Tulungagung,yang sempat mencari-cari bahan  tulisan,  tercatat beberapa generasi  pelopor.Generasi-generasi ini memiliki berbagai ciri dan terobosan-terobosan yang berarti bagi perkembangan sejarah industry marmer Tulungagung.Tercatat ada empat moment sejarah perkembangan Industri marmer Tulungagung yakni :
1.       DEKADE  Pertama . ( Tahun 1962 sd tahun 1972)
Diawali sekitar tahun 1967 , yakni pengerjaan seni marmer Tulungagung yang masih berkutat pada pemanfaatan traso, yakni butiran-butiran kecil yang dihasilkan dari penghancuran batu-batuan marmer  dan batuan lainnya yang berwarna-warni.Tegnology ini biasa diaplikasikan untuk pembuatan motif-motif pada lantai pada saat itu. Pecahan-pecahan marmer dan batuan ini biasanya berkisar pada ukuran  0,2 sampai dengan 0,5 CM.Lantai dengan pengerjaan system ini sering disebut sebagai ubin motif Tulungagung.Selain diaplikasikan pada lantai ubin, traso ini juga dipergunakan untuk pembuatan motif pada bak mandi cetak,  kijingan,pot bunga besar,ubin cetak,dan lain-lainnya.Belum ada tegnology belah batu atau penggergajian saat itu dan semuanya masih dilakukan masyarakat kami secara manual dan alat-alat sederhana.

Selasa, 06 Desember 2011

SEJARAH KERAJINAN MARMER TULUNGAGUNG


Pada waktu Sekolah dulu saya masih teringat ketika mengikuti lomba karya Tulis Ilmiah Pelajar seKabupaten Tulungagung, aku menulis tentang Karya Tulis Ilmiah bidang sosial ,yakni tentang "Sejarah Perkembangan kerajinan marmer di Desa Campurdarat dan sekitarnya" sehingga pada waktu itu aku memperoleh juara satu sekabupaten Tulungagung, mengalahkan sekitar 25 sekolahan lainnya yang cukup bergengsi dikota kecilku....saya ingat-ingat saja..kalau ada yang salah mohon diluruskan...

Sejarah perkembangan marmer di Tulungagung diawali dengan ditemukannnya lokasi pertambangan marmer oleh para penjajah Hindia Belanda sekitar tahun 1934, Lokasinya adalah di sekitar desa Besole,Kecamatn Besuki.Pada waktu itu sejarah Kota Tulungagung mencatat wilayah ini sebagai " Underdistrict Wajak" dan dulu sudah sering tercatat bahwa pertambangan Marmer itu letaknya di Desa Wajak Tulungagung,sehingga ada kalanya orang lawas menyebut bahwa desa penghasil marmer itu adalah desa Wajak.Setelah terjadi pemekaran sekitar tahun 1972, Desa Besole ini menjadi bagian tersendiri dan ikut dalam Kecamatan Besuki, demikian juga beberapa desa-desa lain di Kecamatan Campurdarat dan sekitarnya , membentuk kecamatan tersendiri,dan bukan lagi termasuk dalam " Underdistrict Wajak" jadi kalau anda adalah orang Kelahiran dibawah tahun 1972 selalu mengatakan bahwa Tambang marmer diTulungagung itu terletak di " desa Wajak "
 GENERASI PERTAMA
Pada waktu tahun 1934 itu Hindia Belanda mendirikan sebuah peroesahaan ...kayak persero atau BUMN saat ini,namanya saya lupa...akhirnya berkembang-berkembang sampai ditahun 1970-an berganti nama IMIT  singkatan Industri Marmer Indonesia Tulungagung...ini adalah perusahaan marmer pertama di daerah Tulungagung.
Kemudian industri ini berkembang sebagai dampak disekitar pabrik, yakni pemanfaatan limbah pabrik kala itu,berupa butiran-butiran marmer yang disebut sebagai "traso" diskala usaha  perumahan saja. Traso ini dibuat dari butiran-butiran kecil marmer yang berukuran dibawah 1 CM saja.Pada waktu itu traso dimanfaatkan sebagai campuran penghias dari semen putih, yang dibentuk menjadi berbagai macam kerajinan  rumah tangga, seperti pot bunga besar, bahan lantai dan dinding,makam atau kijingan, bak mandi kotak, asbak , batu nisan dan lain-lain. Perkembangan awal kerajinan traso ini tercatat beberapa nama sesepuh antaralain : Mbah Sakijo Karsoen, Mbah Liyanto,Mbah Soekarno ( Ini kakek Saya ...) Mbah Soekarni..Mbah Wagiran Jombor....dan  sebut saja ini sebagai generasi pertama...dari perintis usaha kerajinan marmer di Tulungagung, khususnya desa Gamping dan sekitarnya...Selain dari kerajinan traso ini, juga berkembang dengan pesat adalah pengolahan batu Gamping...pernah dengan " Batu Gamping Campurdarat?" ini adalah semacam bahan bangunan pada waktu itu sebagai pengganti semen saat ini,yakni sebagai adonan perekat batu-batu pondasi bangunan sekitar tahun 1970-1990an...sekarang tinggal sedikit sekali masyarakat yang ,mempergunakan bahan bangunan  " batu Gamping " ini.Sedangkan pada tingkat pengolahan marmer kala itu masih sangat sederhana dan mempergunakan tegnology manual saja...yakni dengan tatah baja hitam dan palu saja...jadi untuk membuat sebuah asbak diameter 20 CM saja misalnya ...memerlukan waktu kurang lebih 2-3 hari..sangat melelahkan memang...tapi para perintis kerajinan ini secara gigih dan pantang menyerah menurunkan ketrampilan mereka kepada anak-anak cucu mereka.Kejayaan generasi ini juga ditandai dengan dikenalnya produk kerajinan mereka keseluruh kota-kota besar diIndonesia,sehingga pada zaman pemerintah ORDE BARU beberapa kali memberikan bimbingan-bimbingan dan bantuan teknis pengembangan kerajinan marmer.
GENERASI KEDUA
Perkembangan pesat tegnology pengolahan kerajinan marmer ini  generasi kedua ini terjadi sekitar tahun 1978-sampai dengan tahun 1985,Tercatat kala itu beberapa nama yang sempat sukses diera ini antaralain munculnya pengrajin marmer "SERBA USAHA" ..."BATU ANTIK,BINTANG ANTIK" ( Ini trah keluarga saya ),BATU PUALAM,JEMBATAN BATOE ..." silih berganti usaha ini jatuh bangun seiring perputaran roda nasib Perusahaan masing masing....kemudian generasi ini diteruskan oleh beberapa nama perusahaan . Pada generasi ini ditandai dengan mulai dikenalkan oleh pemerintah kala itu,yakni tegnology bubut batu, dan gergaji batu besar.Para pengrajin saat sudah mulai pandai berinovasi dengan kerajinan mereka, yakni dengan membuat berbagai kerajinan yang berbentuk. vas bunga kecil,asbak bubut,kinangan,poci teh, dan jenis-jenis meja marmer bubutan ,pada waktu itu maksimal diameternya hanya 50- 60 CM saja.Muncul pula pada generasi ini nama-nama lainyang tak kalah hebatnya dalam berbisnis dan membuka peluang pasar..dan pada awal generasi ini telah muncul dan berdatangan buyer-buyer asing  untuk kerajinan marmer, dan saat itu usaha kerajinan marmer Tulungagung mulai dikenal pasar Luar negeri.

tobe continue....saya inget-inget dulu dimana saya letakkan karya ilmiah saya itu...siapa tahu datanya agar lebih valid...karena disitu ada narasumbernya yang berkompeten...OK..???



MyFreeCopyright.com Registered & Protected